Pashaaldo Shop

Jualan Kaos-Kaos Keren Design Bola dsb

Ads 2

Space Slide untuk Iklan , Berminat ? Hubungi pashaaldo@gmail.com

Ads 3

Space Slide untuk Iklan , Berminat ? Hubungi pashaaldo@gmail.com

Ads 4

Space Slide untuk Iklan , Berminat ? Hubungi pashaaldo@gmail.com

Ads 5

Space Slide untuk Iklan , Berminat ? Hubungi pashaaldo@gmail.com

Minggu, 31 Oktober 2010

Zombie berkeliaran di New York !!

Penduduk kota New York mencari cara yang berbeda untuk merayakan Halloween kali ini. Mereka membanjiri the big apple dengan zombie. Hiii..


Meramaikan kota tersebut dengan zombie, merupakan ide yang diambil dari film bertajuk Zombieland. Sebuah permainan pun tercipta, dengan bantuan besar dari beberapa pihak, seperti vendor Apple Inc. Langkah ini diwujudkan dalam bentuk aplikasi untuk iPhone dan beberapa ponsel lain berbasis Android.

Aplikasi yang dinamakan Zombie, Run! ini bisa diunduh secara gratis. Ponsel anda akan digunakan sebagai monitor GPS, untuk melacak keberadaan zombie. Seperti di film, Zombieland, pengguna akan menyaksikan 'zombie-zombie' berkeliaran.

Pemilik ponsel ditandai dengan titik biru. Sementara titik-titik hijau, adalah zombie lain yang tak menyadari lokasi Anda. Jika mereka menyadari keberadaan Anda, titik hijau itu akan berubah warna menjadi merah. Zombie yang diwakili titik merah akan mengejar Anda. Lebih tepatnya, berlari mengejar titik biru.

Ponsel pun bergetar jika mereka mendekat. Tak yakin bisa berlari dengan cepat? Tak perlu khawatir. Anda bisa mengatur kecepatan lari serta jumlah zombie tersebut. Pengguna juga bisa mengatur tujuan akhir dengan memberi tanda bendera di peta GPS.

Ingin terus menerus dikejar zombie? Jangan berikan tujuan di peta GPS Anda. Permainan usai jika Anda tertangkap atau sampai dengan selamat di tujuan akhir. Zombie, Run! dimulai di area sekitar Central Park, sepanjang akhir pekan ini. Sayangnya, hanya bisa dinikmati oleh warga New York saja.

Sumber-Inilah.com

Wow Umur 14 Tahun sudah Tunggangi Paus !!

Seorang anak muda berusia 14 tahun membuat berita setelah menunggangi seekor ikan Paus yang memiliki panjang 14 meter dan lebar 4 meter di Australia Barat pada bulan September 2010 lalu. Pelajar sekolah menengah atas bernama Sam Matheson ini mengaku melakukan hal itu hanya karena penasaran.

The Sunday Times, Australia, yang mewawancarai anak muda ini menyatakan, ide menunggangi paus itu muncul seketika saat dia melihat seekor mamalia terbesar di lautan itu berenang dekat sebuah tebing karang.

"Saya sedang berada di pantai bersama teman yang bernama Shayden. Paus itu berada di sana, hanya sekitar 10 atau 15 meter dari karang. Jarang sekali ada paus sedekat itu. Saya lalu memanfaatkan kesempatan itu untuk melihat lebih dekat," kata Sam seperti dilansir News.com.au, Minggu 31 Oktober 2010.

"Saya berenang mendekatinya dan memegangnya, lalu menaikinya sekitar 20 sampai 30 detik," kata Sam. Paus itu lalu membawa Sam berenang sejauh 30 meter.

Paus itu awalnya tak menyadari ada Sam di punggungnya. Namun akhirnya dia menggerakkan ekornya dan mendorong Sam sedikit. Sam lalu berenang kembali ke karang.

"Saya tak mengira telah melakukan perbuatan yang salah, sampai ada berita dan kisah itu di internet. Juga ada di CNN, di semua tempat. Jika saya tahu itu dilarang, saya tak akan melakukannya," kata Sam.

Ibunya, Tammy Smit-Sell, juga mengakui anaknya bukan tipe anak bandel. Sam menurutnya hanya anak yang berjiwa petualang.

"Dia tumbuh besar di sekitar lautan, dia mencintai lautan. Dia suka surfing, memancing dan menyelam. Sam tak akan melecehkan ikan, apalagi seekor paus," kata Tammy.

Namun yang jelas, ketika berita sudah merebak, Departemen Lingkungan setempat telah menginterogasi Sam dan memberinya peringatan. Sam terhindar dari denda maksimum 10.000 dolar Australia karena dugaan menyiksa binatang. Dan Sam menyesali perbuatannya. Dia mengatakan, tak akan melakukan tindakan semacam itu lagi.

Sumber-Vivanews

Aneh, Bayi Kembar Tapi Beda Ras

Shirley Wales sudah tahu akan memiliki anak kembar sejak masa kehamilan. Tapi, sama sekali tak terbayang di benaknya bahwa dua buah hatinya itu terlahir dengan dua ras berbeda.

Bayi laki-lakinya bernama Leo menuruni gennya yang seorang Grenadian: kulit gelap, mata coklat, dan rambut ikal coklat. Sedangkan bayi perempuannya, Hope, menuruni gen mantan suaminya: kulit putih, mata biru, dan rambut pirang.

Lewat operasi caecar di Dewsbury District Hospital, West Yorkshire, dua bayi itu lahir sehat dan selamat. "Saya tahu akan punya anak kembar dampit, tapi saya syok ketika perawat memberi tahu mereka punya warna kulit berbeda," ujar Wales.

Meski demikian, Wales menganggap bayi kembarnya sebagai sebuah anugerah. Ia menyapa dua bayinya yang sudah berusia 14 bulan dengan panggilan Leo the Lion dan Happy Hope. "Kalau saya cuma menggendong Hope, orang pasti akan mengira itu keponakan saya," katanya.

Kelahiran bayi kembar itu menyita perhatian media dan orang-orang di sekitarnya. Tak kurang 100 orang datang berkunjung di dua hari awal pascapersalinan.

Di dunia medis kasus semacam itu memang mungkin terjadi. Bahkan, di sejumlah negara ada kasus yang lebih mencengangkan yakni bayi kembar beda ayah. Setidaknya kasus ini terjadi di Texas, Turki, dan China.

Sumber-Vivanews

Seorang Pria Membangun Kastil Seorang Diri

"Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif."

Kalimat terkenal di atas diucapkan oleh Edward Leedskalnin, seorang misterius yang membangun monumen yang juga sama misteriusnya, Coral Castle.

a lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur

Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Coral Castle hingga kematiannya di tahun 1951.

Coral Castle yang dibangun oleh Edward sejak lama dianggap sebagai salah satu struktur bebatuan paling menakjubkan yang pernah dibangun pada abad ke-20. Bahkan sebagian orang menyamakannya dengan Stonehenge. Apa yang membuat orang takjub adalah kenyataan bahwa Edward membangunnya sendirian.

Coral Castle memiliki luas sekitar 4 hektar dan terdiri dari 1.000 ton bebatuan yang bersama-sama membentuk dinding, ukiran, perabot dan menara kastil. Hebatnya, batu-batu besar ini disatukan tidak dengan menggunakan sarana perekat apapun. Mereka hanya ditumpuk dengan memanfaatkan beratnya untuk menjaganya tetap menyatu. Dan sama seperti piramida, tumpukan bebatuan ini begitu rapat dan sempurna sehingga celah antara dua batu tidak dapat ditembus oleh cahaya.

Kehebatan yang lain dari pekerjaan tangan Edward adalah sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Coral Castle. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis.

Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya.

Di dalam area Coral castle juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton.

Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari.

Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tahun 1986.

Sekelompok insinyur lalu dipanggil untuk memperbaikinya. Dibutuhkan 6 pria dan derek seberat 50 ton untuk memindahkan dan memperbaikinya. Yang mereka temukan mengenai gerbang ini sungguh menakjubkan.

Mereka menemukan batu gerbang tersebut memiliki lubang yang sempurna dan Edward ternyata telah menyeimbangkannya hanya dengan menggunakan batang besi dan bearing truk.

Dari sini diketahui bahwa Edward membuat lubang berdiameter 8 kaki di sisi batu bagian atas menembus sisi bawah batu. Lalu ia memasukkan batangan besi ke dalam lubang itu dan menyangga bagian bawah gerbang dengan bearing truk.

Yang luar biasa adalah, ia membuat lubang tersebut hanya dengan menggunakan peralatan tangan. Menurut para ahli, pada masa ini, untuk membuat lubang dengan kesempurnaan seperti itu, dibutuhkan peralatan dengan teknologi laser.

Pada tahun 2005, gerbang itu kembali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan tidak bisa membuat gerbang itu berotasi sebaik dan selancar awalnya.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, apa yang paling menakjubkan dari Coral castle adalah kenyataan bahwa semua struktur di tempat itu dibangun oleh satu orang hanya dengan menggunakan teknologi dan peralatan seadanya.

Bayangkan, masing-masing batu di dalam Coral Castle memiliki berat rata-rata 14 ton. Batu terbesar memiliki berat 27 ton dan batu tertinggi adalah dua monolitik yang memiliki tinggi 7,6 meter masing-masingnya.

Bagaimana caranya Edward membuat dan mengangkat bebatuan berat itu sendirian?

Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti piramida dan Stonehenge. Yang lain mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.

David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda.

David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Apakah Edward Leedskalnin memang telah menemukan rahasia masa purba ? Apakah ia menemukan kunci menaklukkan gravitasi? Jawabannya, mungkin tidak.

Karena foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle. Jika kalian melihat foto di bawah ini, kalian mungkin akan mengerti maksud Block and Tackle.

Memang, walaupun ia menggunakan metode yang umum, tidak dapat dipungkiri bahwa Edward memiliki kelebihan dibanding pekerja biasa. Ia memiliki pengetahuan mengenai keseimbangan dan gravitasi dengan baik.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Bayangkan ! Mayat ini bangun saat diotopsi ..

Carlos Camejo (33), dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalan raya. Ia kemudian dibawa ke kamar mayat untuk diotopsi. Tiba-tiba "mayat" yang tengah mereka sayat itu berdarah, dan sadarlah mereka bahwa Carlos Camejo masih hidup. Para dokter dengan segera mencari jarum untuk menjahit luka di wajahnya. “Saya bangun karena sakitnya bukan main,“ kata Camejo, seperti dikutip koran lokal El Universal.

Istrinya yang sedang dirundung kesedihan dan diminta untuk datang ke kamar mayat guna mengidentifikasi tubuh suaminya ikut terkejut karena menemukan suaminya masih hidup dan berjalan ke koridor. Saat ini Carlos Camejo memiliki bekas sayatan di wajahnya dan menyimpan dokumen perintah pengotopsiannya.
 Carlos :
 
Dokumennya ..
 Mobilnya saat kecelakaan .

Selamat Datang Halloween 2010 !

Setiap 31 Oktober, sebagian masyarakat dunia menyambut Hari Halloween. Namun, tahukah Anda bahwa pada hari ini, banyak sekali peristiwa dirayakan?

Secara harafiah, Halloween bisa diartikan hari All Hallows Eve atau hari sebelum hari menyucikan. Hari suci itu, pada jaman Inggris Kuno digunakan untuk menghormati orang suci atau Santo di surga. Hal ini merujuk pada Katolik Roma, Episkopalian dan Lutherian.

Berdasarkan penelusuran sejarawan Nicholas Rogers, hari Halloween merujuk pada festival Romawi untuk Pomona, Dewi Buah-buahan dan Benih. Namun, juga ada sebuah festival untuk menghormati mereka yang sudah tewas, Parentalia.

Halloween juga erat kaitannya dengan festival bangsa Celtic di Irlandia yang menandakan berakhirnya musim panas. Mereka mengucapkan selamat tinggal kepada masa terang dalam satu tahun dan menyambut masa-masa yang lebih gelap.

Masyarakat Celtic meyakini, perbatasan dengan dunia lain menipis pada jaman tersebut. Keluarga pun diperbolehkan mengundang moyang ke rumah. Namun, harus menggunakan topeng atau kostum agar roh jahat tidak tertarik maupun mengenali manusia yang masih hidup.

Sementara labu yang diukir atau lebih dikenal dengan nama Jack OLantern, juga digunakan untuk menakuti roh jahat. Imigran Irlandia membawa budaya ini hingga ke Amerika dan kemudian mendunia hingga saat ini.

Sayangnya, Halloween mengalami perubahan arti dari festival yang seharusnya mensyukuri nikmat atau serupa dengan Thanksgiving, menjadi pengusiran roh jahat.

Sumber-Inilah

Jumat, 29 Oktober 2010

Video Guru Seksi yang Gegerkan Italia

Mantan Ratu Kecantikan Abruzzo, Ileana Tacconelli (28) jadi buah bibir di Italia.



Kehidupan tenang yang dilakuinya sebagai guru di sekolah Katolik prestisius, San Carlo di Milan, berakhir. Ini gara-gara beredar foto dan video yang berisi pose-pose seksinya. Tentunya dengan pakaian minim.

Dalam sebuah video, Ileana bahkan terlihat hanya mengenakan celana pendek ketat dan bra.  Gelombang protes dari orang tua murid pun berdatangan. Beberapa orang tua murid bersikap reaktif, langsung mengeluarkan anaknya dari sekolah.

Mereka tak rela, anaknya dididik oleh guru yang 'kelewat seksi'.
Namun, Ileana tak sendiri. Ia memperoleh dukungan dari pihak sekolah dan orang tua murid -- terutama para bapak-bapak.

Ia juga dibela koran milik keluarga PM Italia, Silvio Berlusconi yang  memajang kisahnya di halaman muka -- lengkap dengan editorial yang menjelaskan video yang bikin geger itu hanya tayangan komedi, bukan semi porno.

Video : 

 
Sumber Berita - Vivanews
Sumber Video - Youtube

INAFFF 2010

Bersiaplah, iNAFFF digelar kembali bulan NOVEMBER 2010 ini!
iNAFFF 2010 bakal menghadirkan 20-an film-film bergenre fantastis (horror, thriller, anime, fantastic action, etc.)


Catat TEMPAT dan TANGGALnya:
Jakarta – Blitz Megaplex, GI: 16 – 21 November 2010
Bandung – Blitz Megaplex, PVJ: 26 – 28 November 2010



ACARANYA:
OPENING: Blitz GI, Selasa 16 November 2010 (Opening Movie)

SURPRISE MOVIE
: Blitz GI, Sabtu 20 November 2010

WORKSHOP: Blitz GI, Sabtu 20 November 2010 – Capturing Horror: Photography Workshop
Guest Speakers: DIANA PUTRI (film photographer for Rumah Dara, Amphibious) & ALEX HARTAWAN (professional photographer)
Pendaftaran mulai 3 November 2010: GRATIS! Tempat terbatas! Diutamakan bagi yang serius

PHOTO ESSAY COMPETITION: ajang yang diadakan setelah peserta mengikuti workshop sebagai pembekalan materi

CLOSING: Blitz GI, Minggu 21 November 2010 (Closing Movie)


TIKET
Dibeli di Box Office Blitz GI dan Blitz PVJ
Bisa dibeli presale atau pada saat festival berlangsung.
Dan sebagai apresiasi bagi pecinta iNAFFF disediakan tiket terusan (special pass)


PRESALE:
Blitz GI: 3 – 15 November 2010:
Opening Movie: Rp 40.000/tiket (untuk umum dengan jumlah terbatas)
Closing Movie: Rp 40.000/tiket (untuk umum dengan jumlah terbatas)
Film-film lainnya: Rp 20.000/tiket/film (untuk umum termasuk Surprise Movie)

Blitz PVJ: 12 – 25 November 2010: Rp 15.000/tiket/film


FESTIVAL PERIOD:
Blitz GI: 16 – 21 November 2010:
Opening Movie: Rp 40.000/tiket (untuk umum dengan jumlah terbatas)
Closing Movie: Rp 40.000/tiket (untuk umum dengan jumlah terbatas)
Film-film lainnya: Rp 25.000/tiket/film (untuk umum termasuk Surprise Movie)

Blitz PVJ: 26 – 28 November 2010: Rp 20.000/tiket/film



Tiket Terusan (Special Pass):

  • Hanya untuk di Blitz GI, Jakarta
  • Harga Rp 400.000 (cash)
  • Untuk menonton semua film iNAFFF 2010 di Blitz GI termasuk Closing Film
  • Jumlah terbatas
  • Tidak dapat dipindahtangankan
  • Dapat dibeli di meja informasi iNAFFF 2010 Blitz GI sampai tanggal 10 November 2010
  • Kartu pass dapat diambil mulai tanggal 16 November 2010 di meja informasi iNAFFF 2010 Blitz GI
Follow twitter: @INAFFF10 @blitzmegaplex @KaskusFovies

Blitz Megaplex
Jive Entertainment

Aktris Sexy Megan Fox Seorang Transgender !!

Sebenarnya berita ini sudah lama . Tapi mungkin masih ada yg belum tau .. jadi saya share kembali .

Selama ini aktris Megan Fox digosipkan sebagai seorang transeksual. Kini Megan mengakui dirinya memang laki-laki.

Itu diucapkan Megan ketika menghadiri acara Golden Globes Senin lalu. Seleb yang disebut-sebut sebagai duplikat Angelina Jolie itu mengakui dirinya laki-laki.

“Aku seperti Alan Alda. Aku seorang laki-laki,” ujar Megan.

Megan Fox

Wartawan tidak menanggapi serius ucapan bintang film Transformers itu. Megan dianggap hanya bercanda untuk menutupi kegugupan tampil di acara bergengsi tersebut.

Namun sebenarnya Megan memang terlahir di Rockwood, Tennessee, sebagai seorang laki-laki dengan nama Mitchell Reed Fox.

Awal ketertarikan Mitchell menjadi perempuan dimulai dengan menggunakan pakaian wanita. Orang tuanya lalu memuluskan keinginan Mitchell menjadi perempuan. Dia diikutsertakan di beragam kontes.

Di usia 13, Mitchell mengawali hidup baru sebagai anak perempuan dan mengubah nama menjadi Megan Fox. Dia memulai debut akting bersama si kembar Olsen. Beruntung aktris kembar itu hingga kini bersedia menutup rapat jati diri Megan yang sebenarnya.

Memasuki umur 16 tahun, orang tua Megan menawarkan operasi kelamin. Orang tuanya berharap kelak Megan memulai karir bisnis. Namun hingga kini Megan lebih memilih karir keartisan.

Masih ga percaya kan all ?
Saya sendiri antara percaya dan tidak percaya ...

Seorang Dokter diam-diam menanamkan spermanya ke Puluhan Wanita!

Perkembangan teknologi pembuahan melalui inseminasi atau bayi tabung (in vitro vertilization/ IVF) melemparkan ingatan pada kasus Cecil Jacobson. Pada 1992 silam, dokter spesialis genetika ini menjadi sorotan lantaran menanamkan spermanya ke rahim puluhan ibu tanpa permisi.

Jacobson merupakan pemilik klinik fertilitas yang cukup ternama di Kota Alexandria, Virginia, AS. Sejak 1980-an, ia membuka program inseminasi dengan donor sperma untuk pasien yang mengalami masalah kesuburan.

Sesuai aturan medis kota itu, dokter dilarang mendonorkan sperma. Itulah mengapa, Jacobson mengaku memiliki bank sperma dari sejumlah pendonor anonim.

Kepada setiap pasien yang ingin hamil, ia selalu berjanji akan memilihkan sperma dengan karakter yang paling mirip dengan suami pasien. Tapi nyatanya, semua yang ditanam adalah spermanya sendiri.

Pada 1992, Jacobson yang berusia 55 tahun akhirnya menghadapi gugatan sejumlah wanita yang merasa dibohongi. Setidaknya ada sekitar 70 wanita yang memiliki anak dengan karakter mirip Jacobson.

Nancy Whitten, salah satu saksi yang pernah dua tahun bekerja di klinik Jacobson memperkuat gugatan dengan mengatakan bahwa selama ia bekerja tak pernah ada pria yang mendonorkan sperma ke klinik tersebut. "Yang saya lihat justru dia setidaknya dua kali seminggu ke toilet membawa tabung penyimpan sperma," ujarnya.

Setelah mendengarkan sejumlah kesaksian korban dan staf klinik, pengadilan setempat menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada Jacobson. Pada 1994, kisah ini diadaptasi ke layar lebar melalui film berjudul 'The Babymaker'.

Sumber-Vivanews

Kisah Ajaib Ponimin, Calon Kuncen Merapi


Ajaib, Ponimin bersama 7 anggota keluarganya selamat dari musibah awan panas atau wedhus gembel Merapi. Calon kuat pengganti Mbah Maridjan ini berlindung di bawah mukena istrinya, Yati, sambil memegang Alquran.

"Yang ajaib, mukena yang buat tudungan itu dan hanya buat salat itu, bisa untuk nutup kita bertujuh. Semuanya anak dan istri saya di tangan kanan kiri semuanya megang Alquran," kata Ponimin (50) saat ditemui  wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010).

Ponimin bercerita, saat itu, Selasa (26/10) sore dia tengah berada di beranda rumah. Semua pintu terbuka, sehingga dia bisa jelas melihat istrinya tengah mengaji. Ketika magrib datang, dia melihat istrinya berbicara dengan seseorang.

Ponimin mendengar suara, istrinya berucap, "Jangan Mbah, jangan Mbah," terang Ponimin menirukan suara istrinya, Yati.

Rupanya, sosok gaib yang berbicara dengan istrinya itu adalah sosok laki-laki tua mengenakan batik lurik Jawa dan blangkon yang biasa mendatangi keluarga mereka. Lelaki tua itu berucap hendak menghancurkan Yogyakarta. Mendengar ucapan istrinya, lelaki tua itu marah.

"Lalu saya melihat asap dan api mengejar istri saya, dan saya masuk ke dalam. Istri saya kemudian tudungan dengan mukena bersama 2 anak dan menantu saya dan 2 cucu saya. Saya langsung masuk ke dalam, setelah itu tiba-tiba pintu tertutup, saya pun langsung masuk ke tudungan mukena," jelasnya.

Di dalam tudungan mukena biasa untuk salat istrinya itu, mereka memegang Al Quran dan berzikir. Hawa panas mengitari mereka. "Saya lihat api di mana-mana," imbuh Ponimin.

Hingga kemudian setelah terasa aman, dia menghubungi kawan-kawannya yang di pengungsian melalui telepon seluler untuk minta bantuan. Tapi tidak ada yang datang, karena udara masih panas. Teman-teman yang dia hubungi malah memintanya bersabar. Namun seorang teman, pandu itu akhirnya datang dengan menumpang mobil seperti Jeep.

"Kami lantas keluar rumah dengan panas terasa di kaki. Ketika kendaraan jalan, tidak bertahan lama, karena bannya keburu meledak," terangnya. Rombongan itu lantas kembali ke rumah. Di rumah mereka mengambil sajadah dan bantal. Dengan alat itu mereka keluar lagi mencari pos pengungsian.

"Dengan memakai bantal dan sajadah, yang dipakai sebagai alas dengan estafet, akhirnya berhasil sampai di tempat aman," ujar Ponimin yang rumahnya sekitar 200 meter dari Mbah Maridjan, namun beda dusun.

Jarak dari rumah dia ke tempat aman sekitar 2 km. Bantal dan sajadah dipakai alas dengan bergantian, yang paling belakang memberikan sajadah atau bantal ke yang terdepan untuk digunakan, demikian seterusnya.

"Akhirnya setelah dua jam kami bertemu tim SAR," imbuh Ponimin yang memakai cincin batu akik di jarinya dan tasbih di tangannya ini.

Ponimin mengalami luka di kaki. Telapak kakinya melepuh karena panas, terlihat seperti bisul mengandung nanah.

"Tapi alhamdulillah kami selamat," ujar Ponimin yang dikenal sebagai "orang pintar" nomor dua setelah Mbah Maridjan di lereng Merapi ini.

Karena pengalaman ajaibnya ini, Keraton Yogyakarta pun menawari Ponimin menjadi kuncen Merapi menggantikan Mbah Maridjan. Namun Ponimin masih pikir-pikir menerima jabatan yang 3 kali lebih tinggi dibanding tugas abdi dalem yang disandangnya sekarang. Itu karena dia harus berikhtiar membangun rumahnya kembali yang porak poranda.
 

RI Ranking 2

Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar jumlah korban tewas terbanyak akibat bencana alam di Asia-Pasifik. Selama kurun 20 tahun, berbagai bencana alam di negeri ini juga telah menimbulkan kerugian ekonomi sedikitnya US$22,5 miliar. Data tersebut tercantum di laporan "The Asia Pacific Disaster Report 2010" yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP) dan Badan PBB Urusan Strategi Internasional untuk Penanggulangan Bencana (UNISDR). Dipublikasikan Selasa, 26 Oktober 2010, ini merupakan kali pertama PBB menyusun laporan khusus mengenai bencana alam di Asia-Pasifik.

Laporan itu, seperti yang dipaparkan di laman ESCAP, merinci daftar negara di Asia Pasifik yang mengalami bencana alam selama periode 1980-2009. Bencana alam itu baik berupa, banjir, kekeringan, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan lain-lain.

Indonesia menempati posisi keempat dalam jumlah kasus bencana alam di Asia-Pasifik. Selama 1980-2009, negeri ini mengalami 312 kasus. Peringkat pertama dihuni China (574 kasus), kemudian disusul India (416), Filipina (349), dan Indonesia. 

Namun, berdasarkan peringkat jumlah korban tewas terbanyak, Indonesia menempati posisi kedua, di bawah Banglades. PBB mendata sedikitnya terdapat 191.164 jiwa yang tewas akibat bencana alam di Indonesia selama 1980-2009. Di Banglades, bencana alam dalam 20 tahun merenggut nyawa 191.650 jiwa.

Untuk kerugian ekonomi akibat bencana alam, Indonesia berada di peringkat ke delapan. Selama 1980-2009, negeri ini menderita kerusakan ekonomi senilai US$22,5 miliar. Penentuan nominal kerugian itu beradasarkan pada riset harga PBB tahun 2005. Peringkat pertama diduduki China, yaitu senilai US$322 miliar.

Sedangkan pada katagori jumlah korban selamat yang menderita kerugian akibat bencana, Indonesia berada di posisi kesembilan. Selama 1980-2009, sedikitnya terdapat 18 juta warga di Indonesia yang menanggung derita akibat bencana kendati mereka selamat. Peringkat pertama dihuni China, yaitu sebanyak 2,5 miliar warga.  

Laporan ESCAP-UNISDR itu juga mengungkapkan bahwa negara-negara di Asia-Pasifik empat kali lebih rentan dihantam bencana alam ketimbang di Afrika, bahkan 25 kali lebih rentan ketimbang di Eropa dan Amerika Utara.

Laporan itu juga menilai bahwa kerugian akibat bencana alam diperparah oleh kemiskinan. Tingkat kerentanan lebih besar diderita warga miskin dan ini berasal dari ketimpangan sosial-ekonomi dan lingkungan alam.

"Sepanjang ketimpangan itu tidak diatasi, mereka yang terus-menerus berisiko dihantam bencana alam akan tetap miskin dan kian rentan pula diterpa bencana. Situasi ini menciptakan lingkaran setan sehingga sulit untuk keluar," kata Noeleen Heyzer, Sekretaris Eksekutif ESCAP, dalam pernyataan bersama dengan Magaretha Wahlstrom, Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.

Sumber

Marzuki Alie mengatakan : "DPR Tak Perlu ke Lokasi Bencana"

Nih tanggapan dari WAKIL RAKYAT yang Paling Terhormat.

Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan anggota DPR tidak perlu datang ke lokasi bencana untuk membantu korban dan pemulihan pascabencana. Alasannya, itu merupakan tugas pemerintah.

"Posisikan itu dengan clear. Jangan semuanya oleh DPR. Menteri yang berkaitan dengan tanggap darurat itu yang seharusnya turun. Presiden juga seharusnya tidak usah turun, tapi kalau untuk memotivasi dan menyampaikan empati boleh saja," kata dia di Jakarta, Kamis (28/10/2010).

Menurutnya, DPR hanya akan mengawasi dan melihat hasil penanganannya saja. DPR nantinya akan membentuk tim khusus disamping komisi VIII terkait rekontruksi setelah bencana. "Yang penting nanti, DPR melakukan pengawasan di sana, apa yang sudah dilekaukan pemerintah. Selain itu juga melihat soal anggarannya," tegas Marzuki.

Marzuki meminta kepada Pemerintah, khususnya menteri terkait untuk melakukan penanganan sebaik-baiknya. "Kita harap yang bertugas melakukan langkah-langkah tanggap darurat bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga dengan seluruh kementerian yang terkait," kata Marzuki.

Terkait bencana tsunami di Mentawai, Sumatra Barat Marzuki menyatakan duka cita. Menurutnya, nyawa manusia sangat mahal dan berharga karena itu dia menyarankan warga di daerah-daerah yang rentan akan bencana bisa direlokasi. Terutama di kawasan gempa dan rentan tsunami.

Sehari sebelumnya, Marzuki menilai bencara di Mentawai itu harus diterima dengan lapang dada. Sebab, itu merupakan risiko orang yang tinggal di tepi pantai. Menurutnya, kalau takut ombak maka hangan tinggal di pinggir pantai. "Ya pulau kesapu sama ombak besar kesapu tsunami mungkin konsekuensi orang yang tinggal di pulau," tandas Marzuki.

Sumber-Inilah

*Kesel sendiri saya bacanya ..

Ini Jawaban Untuk Yg Mengatakan Sikap Mbah Maridjan adalah Kebodohan

Ini argument bersumber dari Editorial MI . yang di share salah seorang pengguna forum .. dan sekarang saya akan men share itu disini ..

Mbah Marijan Setia sampai Mati
MBAH Marijan bukan siapa-siapa. Tetapi, kakek berusia 83 tahun itu memperoleh perhatian khusus di antara puluhan korban Merapi yang dikuburkan kemarin. Isak tangis ribuan orang mengiringinya ke liang lahat.

Publik menghormati Mbah Marijan karena dia adalah contoh paripurna tentang ketaatan pada perintah sampai mati. Mayatnya yang ditemukan dalam posisi sujud menjelaskan sebuah rasionalitas lain yang dipuja sampai akhir hayat tanpa kompromi.

Modernitas tidak selamanya sanggup menjelaskan apa yang dilakoni dengan totalitas oleh seorang Mbah Marijan.

Dalam soal nilai kesetiaan dan tanggung jawab, rasionalitas sering gagal menerjemahkan batas di antara keduanya. Postulat modern menyebutkan kesetiaan dan tanggung jawab memiliki dosis, ada ambang batas.

Di atas takaran itu, modernitas menganggap kesetiaan sebangun dengan kekonyolan. Orang yang mempertaruhkan nyawa demi tanggung jawab dan kesetiaan diartikan sebagai ketololan.


Oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Mbah Marijan ditunjuk sebagai juru kunci Merapi.

Dia memperoleh gelar Abdi Dalem Juru Kunci Redi Merapi Mas Panewu Surakso Hargo karena tugasnya itu. Itulah tugas keramat yang dibela sampai mati.

Ia menolak mengungsi karena bagi Mbah Marijan yang sudah diberi amanah menjadi juru kunci, mengungsi sama dengan desersi. Ia memilih mati ketimbang lari.

Bagi Mbah Marijan, mati demi menunaikan tanggung jawab lebih terhormat ketimbang hidup, tapi berkhianat. Ia memegang prinsip mergo wis saguh, yo kudu lungguh sing kukuh, ora mingkuh (karena sudah sanggup, harus teguh dan tidak beringsut).

Sebuah potret sejati seorang pemegang amanat, yang sulit dicari tandingannya dari para pemangku amanat di negeri ini. Itulah nilai-nilai yang sejatinya pernah hidup dalam diri para pejuang di negeri ini, tapi sekarang terkubur oleh kenaifan kepentingan sempit.

Banyak pejabat di negeri ini yang kini tidak lebih sekadar pemburu kekuasaan dan pemburu rente demi kenikmatan sesaat. Syahwat politik dan uang berjalin berkelindan mengalahkan kewarasan, menggulung akal sehat.

Tidak banyak lagi pengabdian, nyaris nihil tanggung jawab. Mereka hanya mau nangkanya, tapi ogah terkena getahnya. Ramai-ramai mengakui jika ada keberhasilan, tetapi buang badan ketika muncul persoalan.

Karena itu, kita angkat topi setinggi-tingginya untuk kesetiaan sampai akhir tanpa pamrih dari seorang yang langka, Mbah Marijan. Seorang Surakso Hargo yang berarti 'orang yang memiliki kelebihan menjaga gunung'. Seorang yang setia dalam kerja sunyi menjaga gunung selama 28 tahun.


Selamat jalan Mbah Marijan. Hormat kami untukmu!


FAKTANYA, DISATU SISI NEGERI INI SEDANG BERDUKA, "TAPI ORANG YG MERASA DIRINYA SEBAGAI WAKIL KITA SEMUA, YG SETIAP BERTINDAK SELALU MENGATAS NAMAKAN KEPENTINGAN KITA" MALAH PLESIRAN KE YUNANI & ITALIA (cuma mau nonton Milan VS Juve ) bener-bener GAK PUNYA EMPATI .



Foto-foto Pemakaman Mbah Maridjan

Jenazah Mbah Maridjan dimakamkan di pemakaman keluarga Srumen, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Tokoh-tokoh masyarakat hadir di pemakamannya, termasuk Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Pemakaman ini menutup tugas Mbah Maridjan sebagai juru kunci Gunung Merapi secara paripurna, sebagai orang terakhir yang tinggal di Merapi ketika pada Selasa 26 Oktober 2010 petang, awan panas Merapi 'wedhus gembel' menerjang Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan. Dan jasa Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi bersujud di rumahnya yang tunggang langgang dihajar awan panas.

Meski terpisah, rumah peristirahatan terakhir pria yang diberi gelar Mas Penewu Suraksohargo oleh Sultan Hamengku Buwono IX ini berada tak jauh dari pemakaman massal korban Merapi di Sidorejo, Umbulharjo. Hanya dibatasi Sungai Gendol, kata Agus Winaryo, salah seorang kerabatnya.

Dan makam ini pun juga tak jauh dari Kinahrejo yang sekarang bak kampung hantu berdebu vulkanik. "Kira-kira hanya 5 kilometer dari kampungnya," kata Agus Winaryo.

Bagaimana suasana pemakaman Mbah Maridjan? Lihat :

[MITOS] Kenapa Sujud mbah Maridjan menghadap selatan ???

 Artikel ini bersumber dari salah seorang warga jogja ..
 Silahkan berikan pendapat anda disini .. Silahkan mau share artikel ini ..

kenapa sujud mbah Maridjan ketika beliau meninggal menghadap selatan????

Sekali lagi ane jelasin yah..ini bukan masalah sholat beliau..tapi jasadnya yang di temukan ketika meninggal sujud menghadap selatan...

Kenyataan : hal yang ga bisa dipikir dengan nalar dan fikiran..

aneh tapi nyata..

1.Tanggal 26 Oktober 2010 kemaren Gunung merapi meletus..Coba Fikir kenapa mbah maridjan tetep kekeh ga mau Turun???
2.Merapi meletus meninggalkan efek yang cukup besar di daerah sekitar gunung...seperti Kebumen,purworejo,cilacap ,pengandaran terkena debu letusan gunung merapi, ..muntilan dan megelang terkena hujan pasir dari gunung merapi..
tau dimana letak keanehannya...dan Yogya tidak terkena dampak debu yang signifikan..debu gunung merapi hanya sampai batas kaki gunung merapi..tidak lebih dari itu..
Dan karena saya sendiri tinggal di Yogyakarta ,saya sama sekali tidak melihat debu merapi sampai tempat saya..padahal rumah saya di sekitar gunung merapi di jalan kaliurang...


3. Kenapa Mbah maridjan meninggal dalam keadaan Sujud menghadap Selatan?

>>no pic yah...buat menghormati beliau..

Kesimpulannya [just mitos]--semua tergantung dari keyakinan masing2

1.Mbah Maridjan itu merupakan abdi dalem dari Keraton dan di utus langsung oleh sri sultan untuk melindungi Merapi sekaligus keraton..
Menurut kepercayaan orang Jogja sendiri [mitos] jika merapi meletus, letusannya tidak akan sampai keraton hanya sampai batas tugu jogja..Dan disinilah tugas mbah maridjan ..dialah juru kunci merapi yang di utus sri sultan untuk melindungi keraton dan sekitarnya ..sehingga dia tetep kekeh ga mau turun karena tanggung jawabnya tersebut..Dan bisa disimpulkan sendiri apa yang terjadi jika pada saat itu dia sampai turun...

2.ketika merapi meletus wedus gembel itu menuju arah rumah mbah maridjan yang berada di sebelah selatan gunung merapi...namun arah hujan pasir ke utara atau lebih tepatnya barat laut...yaitu muntilan..yang posisinya di utara yogyakarta..jadi dapat di pastikan saat itu udara berhembus dari arah selatan ke utara...


3.Pernyataan no 2 di atas ada hubungannya dengan posisi sujud mbah maridjan yang menghadap selatan..nah disinilah mitos2 itu muncul..benarkah ada hubungannya dengan pantai selatan..silakan anda sendiri yang menyimpulkan...

jadi jika ada yang beranggapan mbah maridjan mencelakakan warga yogya salah besar..justru dy benar2 melindungi yogyakarta hingga akhir khayatnya...


Pernyataan di atas seperti halnya anda dihadapkan dengan pertanyaan : Percayakah kalian dengan Pawang Hujan??..sama seperti Percayakah kalian dengan Juru Kunci Merapi??

ini masalah kepercayaan masing-masing..


 Sumber

Baca juga Selamat Datang Halloween 2010 

Kamis, 28 Oktober 2010

Ketua DPR : "Tsunami Risiko Tinggal di Pulau"

Komentar Ketua DPR Dihujat di Twitter

 Banyak orang menyayangkan komentar Ketua DPR Marzuki Alie terhadap jatuhnya korban dalam gempa dan tsunami di Mentawai. Ia menyatakan bahwa bencana tsunami di Mentawai adalah risiko buat warga yang tinggal di pulau.
"Kalau tinggal di pulau itu sudah tahu berisiko, pindah sajalah. Namanya kita negara di jalur gempa dan tsunami luar biasa. Kalau tinggal di pulau seperti itu, peringatan satu hari juga tidak bisa apa-apa," katanya, Rabu (27/10/2010).
Komentar tersebut langsung ditanggapi miring di situs mikrobloging Twitter. Bahkan, sampai Kamis pagi ini, masih ada puluhan respons yang menyayangkan pernyataan Marzuki. Tidak sedikit yang mengutuk Marzuki dengan umpatan kasar.
"Inikah kata wakil rakyat kita? miris sekali," demikian pengguna Twitter dengan nama akun @tian2901. "Sekalian aja bilang mati itu resiko orang hidup," tulis @fifirahardjo. Umumnya, komentar berisi bahwa Ketua DPR dinilai tidak berpihak kepada korban bencana yang baru saja terjadi. "Si Marzuki ga ada empatinya sama sekali," tulis @tita3sia.
"Sumpah deh dia enggak kenal profesi nelayan apa. Masa nelayan disuruh hidup di kota!" tulis @kikinsays. "Gue yakin dia tinggal di rusun dan enggak pernah jalan-jalan," tulis @oktavirawibowo. "Gue yakin Marzuki Ali bilang orang enggak usah tinggal di pulau kecil karna dia nggak tau betapa cakepnya pulau-pulau kecil di Indonesia," tulis @increduyble.
Ada pula yang menyebut komentar Marzuki tak ada bedanya dengan alay, istilah untuk orang yang tidak bermutu. Beberapa pengguan twitter pun balik berkomentar bahwa hujatan kepada Marzuki sudah konsekuensi menjadi Ketua DPR. "Disambit dan dicecar itu konsekuensi jadi ketua DPR macam Marzuki Alie," ujar @hellowglow.

Sumber

Hilangkan Trauma, Anak-anak Pengungsi Merapi Nobar Film Kartun

Dalam suasana mengungsi akibat letusan Merapi, anak-anak di posko pengungsian Umbulharjo, Cangkringan mendapatkan hiburan gratis guna menghilangkan ketegangan. Sejumlah relawan memutarkan film kartun untuk mereka.

Memanfaatkan mushola darurat di Posko Umbulharjo, beberapa relawan dari sejumlah ormas Islam memutarkan film kartun untuk anak-anak pengungsi letusan Gunung Merapi. Pemutaran film kartun ini digelar selepas salat Isya, tepatnya sekitar pukul 19.30 WIB.

Anak-anak sendiri sebelum pemutaran film tampak riang. Mereka terlihat 'ketawa-ketiwi' bermain selang air. Di posko Umbulharjo sendiri, anak-anak yang ikut mengungsi jumlahnya cukup banyak.

Pemutaran film ini bertujuan untuk memberi hiburan sekaligus mengurangi trauma mental anak-anak pengungsi korban letusan Merapi. "Kami berharap anak-anak tidak lagi sedih dan merasa saat ini berada di rumah sendiri," ungkap Abdurrozak dari Hizbut Tahrir Indonesia cabang Yogyakarta kepada detikcom, Kamis (28/10/2010) malam.

Dalam mushola berukuran sekitar 10 x 5 meter itu, sekitar 60 anak-anak berusia 3-10 tahun berjubel untuk menikmati film kartun yang akan diputar. Sambil menanti film dimulai, mereka tampak kagum dengan laptop dan proyektor yang dipakai oleh relawan untuk memutar film.

Sebelum film ditayangkan, relawan membagikan biskuit kepada tiap anak sebagai camilan sembari nonton film. Saat ditanya kabar, semua anak tampak kompak.

"Alhamdulillah, luar biasa, Allahu Akbar..yes..yes..yes," seru mereka.

Film yang mereka tonton adalah film kartun Seri Petualangan Tupi dan Ping-ping. Film yang dibalut dalam nuansa Islami ini bercerita tentang keajaiban lima panca indera.

Awalnya mereka antusias dan memperhatikan dengan seksama jalan cerita film tersebut. Namun setelah film berjalan sekitar 10 menit, mereka mulai bosan. Beberapa anak laki-laki pergi meninggalkan lokasi pemutaran film, sementara yang tersisa sibuk ngobrol dengan teman di sebelahnya.

"Ndak menarik," ujar seorang anak laki-laki bernama Indar sambil berlalu pergi.

Sementara anak-anak perempuan tampak lebih menikmati film kartun ini. Menurut mereka, film yang diputar bagus.

"Bagus kok," tutur anak perempuan bernama Bella.

Meski film ini bersifat edukatif, tampaknya jalan ceritanya terlalu berat untuk anak-anak. Buktinya, saat film pertama selesai dan mereka ditanya mau nonton film apa lagi, mereka menyebut sebuah judul film lain yang kini tengah populer.

"Upin Ipin...." seru mereka dengan kompak. Namun karena panitia tidak tidak membawa compact disc dari tayangan kartun asal Malaysia itu, permintaan anak-anak pun tak bisa dikabulkan.

Sumber

Korban Tewas Tsunami Mentawai Dekati 400

Korban meninggal dalam bencana tsunami di Kepulauan Mentawai hingga malam ini mencapai 374 jiwa. Jumlah korban ini dihimpun VIVAnews dari BPBD Pagai Utara  Selatan dan Koalisi LSM Lumbung Derma.

“Korban meninggal di Pagai (Pagai Utara dan Selatan) berdasarkan hasil lapangan berjumlah 343 jiwa sedangkan yang hilang mencapai 338 orang,” ujar Kepala BPBD Pagai Joskamatir, Kamis, 28 Oktober 2010. Sedangkan korban yang mengalami luka berat mencapai 264 orang.

Saat ini korban luka-luka ini dirawat di Puskesmas Sikakap. Korban rata-rata mengalami patah tulang dan luka menganga karena dihantam material kayu dan bangunan. Sepnjang hari ini, dua orang dari korban luka berat yang dirawat di Sikakap meninggal.

“Kemarin saya menguburkan satu korban yang dirawat di Puskesmas, hari ini dua orang saya kuburkan,” kata Jos. Rata-rata jasad korban yang meninggal akibat sapuan tsunami di Mentawai dengan kondisi mengenaskan. “Tubuh korban hangus seperti terbakar,” ucapnya.

Sedangkan jumlah korban di Pulau Sipora yang dilansir koalisi LSM Sumbar Lumbung Derma, mencapai 31 orang. Sehingga jika digabung dengan data BPBD Pagai Utara Selatan, korban tewas mencapai 374 orang.

Informasi yang dilansir Lumbung Derma ini berdasarkan pengumpulan data lapangan yang dilakukan Yayasan Citra Mandiri. Korban meninggal di Sipora berasal dari Desa Bosua dan Beriulou, Sipora Selatan. Secara keseluruhan, YCM mencatat jumlah korban meninggal di Pagai dan Sipora mencapai 301 jiwa. Lumbung Derma mencatat, korban hilang mencapai 303 orang.

Sumber

Sumpah Pemuda Berkumandang di Ambalat

Peringatan Sumpah Pemuda di Tanah Air dilakukan dengan berbagai cara. Karang Taruna Nasional memilih Blok Ambalat sebagai tempat upacara.

Tak hanya pembacaan Sumpah Pemuda, Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Taufan EN Rotorasiko, juga menancapkan spanduk Karang Taruna di  wilayah yang pernah menjadi  area sengketa panas antara Indonesia-Malaysia itu.

Menjelang fajar, di bawah rintik gerimis disertai deburan ombak dan tiupan angin laut di lepas pantai di blok Ambalat itu, Taufan bersama lima belas orang pengurus Karang Taruna Nasional dan daerah, dengan khidmat melakukan upacara bendera, pembacaan ikrar Sumpah Pemuda dan Karang Taruna.

Dalam sambutannya, Taufan  mengajak pemuda Indonesia berperan lebih aktif dalam pembangunan bangsa. "Lima sampai duapuluh tahun lagi adalah masa kita mulai memimpin bangsa ini. Siapkah kita dengan amanah yang berat ini? Kita harus mempersiapkan diri, mari bersatu, bekerjsa dalam satu tujuan," kata Taufan dalam keterangan tertulisnya, Kamis 28 Oktober 2010.

Taufan mengajak pemuda Indonesia mengisi kemerdekaan dengan merealisasikan segala potensi yang ada. Ia juga meminta anak-anak muda menghayati makna Sumpah Pemuda. "Bayangkan, jauh sebelum Republik Indonesia ada, sejumlah pemuda telah mengikrarkan  sebuah sumpah yang luar biasa. Rasa kebangsaan pendahulu kita itu sungguh hebat . Pengurus dan anggota Karang Taruna di semua pelosok Indonesia harus  meresapkan arti penting  Sumpah Pemuda ini," kata dia.

Pada kesempatan itu, Taufan juga menekankan bahwa persatuan bangsa Indonesia dibawah NKRI adalah harga mati. "Kami, Karang Taruna memegang teguh visi tersebut."

Taufan yang belum lama terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Nasional Karang Taruna juga mengingatkan, soal cinta tanah air yang sudah mulai tergerus  arus globalisasi. Pilihan melakukan peringatan hari Sumpah Pemuda di Blok Ambalat, kata dia, untuk  membuktikan rasa cinta Karang Taruna pada negaranya.

Duka Merapi
Di sela peringatan Sumpah Pemuda ini, Taufan juga menyatakan duka mendalam dengan tewasnya dua orang kader Karang Taruna dalam peristiwa meletusnya gunung Merapi, Yogyakarta.

"Karang Taruna sangat berduka cita dengan gugurnya kader kami, yaitu saudara Slamet (30 tahun) dan Tutur (36 tahun) yang gugur dalam tugas mengevakuasi pengungsi dan ternyata mereka justru terkena awan panas (wedhus gembel) di desa Cangkringan, Yogyakarta. Kami sangat kehilangan,’’ katanya.

Rencananya, rombongan Karang Taruna yang dipimpinnya akan melanjutkan perjalanan ke Mentawai, Bintan dan Yogyakarta.

Sumber 

Turis Australia Ungkapkan "Horor" di Mentawai

Gempa bumi dan tsunami yang menghantam Kepulauan Mentawai awal pekan ini tidak hanya menimbulkan malapetaka bagi penduduk setempat. Sejumlah warga Australia turut merinding saat mengenang kembali amukan alam itu.

Para turis saat itu sedang berselancar dan menikmati keindahan pemandangan laut di lepas pantai Kepulauan Mentawai. Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa liburan itu berlanjut dengan perjuangan meloloskan diri dari maut. Sejumlah saksi mengungkapkan ketegangan mereka itu ke media massa Australia

Cerita dimulai saat dua kapal sewaan yang berisi sekelompok warga Australia melepas jangkar di laut pulau Pagai Selatan, Sumatra Barat, Senin sore, 25 Oktober 2010. Mereka tengah beristirahat setelah menikmati laju ombak besar di perairan tersebut.

Kapal MV Midas dan Freedom 111 tidak menyadari bahwa pada Senin malam, pukul 21.42 WIB, terjadi gempa berkekuatan 7,7 SR terjadi di dasar Samudera Hindia. Sekitar 15 menit kemudian, muncul gelombang raksasa dan melibas semua yang dilaluinya.

Kapten kapal Midas, Rick Hallet, mengatakan bahwa para penumpangnya yang terdiri dari sembilan warga Australia sedang bersantai di geladak saat mereka merasakan guncangan yang diikuti oleh suara bergemuruh.

“Kami merasakan sedikit guncangan di bawah kapal, lalu dalam hitungan menit kami mendengar suara bergemuruh yang hebat,” ujar Hallet seperti dilansir dari laman harian Couriermail.

Hallet langsung dapat menduga bahwa yang didengarnya adalah gemuruh tsunami, dan dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Saya langsung mengira bahwa itu adalah tsunami dan melihat ke laut. Saat itulah kami melihat tembok air berwarna putih menuju ke arah kami,” ujar Hallet dari kediamannya di Sydney.

“Pantai hanya berjarak beberapa ratus meter dan dinding air putih itu melaju dari arah lain. Sangat menakutkan,” lanjut Hallet lagi.

Kapal Freedom 111 yang membawa enam warga Sydney adalah yang pertama merasakan tsunami. Hallet mengatakan bahwa kapal yang dijangkarkan tepat disamping kapalnya tersebut terbawa gelombang dan menuju tepat ke arahnya.

“Gelombang besar mengangkat kapal dan membawanya ke arah kami dan langsung menabrak. Kapal kami meledak dan terbakar. Api terlihat di geladak belakang dan merambat ke seluruh kapal dalam hitungan detik,” ujar Hallet.

Hallet langsung memerintahkan awak kapal dan para penumpang untuk melemparkan semua yang bisa mengapung ke laut. Lalu mereka semua menyelamatkan diri dengan melompat ke arus deras Samudera Hindia.

“Sekelompok orang yang terdiri dari enam atau tujuh orang tersapu hingga 200 meter ke tengah pulau. Beberapa lainnya tidak tersapu sejauh itu, namun segera setelah gelombang berhenti, kami memanjat apapun yang bisa dipanjat setinggi mungkin. Lalu terjadi lagi, mungkin, empat gelombang tsunami di bawah kami selama hampir setengah jam,” tutur Hallet.

Kapten kapal Freedom III, Lee Clarke, mengatakan bahwa para penumpang dan awak kapalnya tersapu hingga ratusan meter ke dalam hutan. Mereka semua ditemukan selamat dengan hanya mengalami luka ringan.

“Semuanya selamat, syukurlah, saya sangat senang,” ujar Clarke seraya menambahkan bahwa para penumpang ingin pulang ke negaranya secepatnya.

Clarke yang telah menyewakan kapal di pulau Mentawai selama enam tahun mengatakan bahwa itu adalah pengalaman terburuknya selama ini. Jika tidak terjadi tsunami, seharusnya pelayaran itu adalah yang terakhir sebelum Freedom III menuju Thailand. Bagi kapal Midas, pelayaran itu juga merupakan yang terakhir pada musim selancar tahun ini.

Namun, nasib baik tidak dialami oleh kapal Southern Cross yang turut juga dalam rombongan kapal mereka. Kapal tersebut beserta sembilan warga Australia di atasnya hilang tersapu tsunami dan kehilangan kontak.

Barulah pada Selasa, 26 Oktober 2010, kapal mereka ditemukan dengan seluruh penumpang selamat. Kapal tersebut mengalami gangguan sinyal komunikasi sehingga tidak bisa menghubungi siapa-siapa.

Sumber

Wedhus Gembel Muncul Lagi dari Puncak Merapi

Gunung Merapi kembali mengeluarkan lahar panas sekitar pukul 16.00 WIB. Jarak luncuran lahar panas tersebut diperkirakan mencapai 3 kilometer mengarah ke arah Kali Gendol. Aktivitas ini diketahui oleh tim satkorlak yang terdiri dari TNI, SAR dan petugas lain yang sedang melakukan evakuasi hewan ternak korban Merapi.

Wakil Bupati Sleman, Yuni Satya Rahayu, mengatakan lahar panas terlihat meluncur berdasarkan laporan dari petugas tim evakuasi hewan ternak yang sedang melakukan evakuasi di sekitar Kinahrejo dan Kaliadem.

“Tadi ada laporan dari Pak Widi, Ketua Satkorlak, yang menginformasikan jika ada luncuran lahar panas. Kira-kira luncurannya sejauh 3 kilometer mengarah ke Kali Gendol,” kata dia menirukan ucapan Widi Sutikno, Komandan Satkorlak Tanggap Darurat Bencana Merapi Sleman, Kamis, 28 Oktober 2010.

Yuni menambahkan, sebelum adanya luncuran, sejumlah petugas tim evakuasi merasakan getaran-getaran yang cukup kuat sekitar lereng Merapi. “Kalau lahar akan meleleh biasanya didahului dengan getaran-getaran. Sehingga, tim evakuasi hewan ternak langsung ditarik turun. Karena kondisi bahaya,” ucapnya.

Menurut Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya pada pukul 16.16, dengan mengeluarkan awan panas alias wedhus gembel.

"Ada luncuran awan panas lagi. Kali ini tingginya 3,5 kilometer," kata Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, saat dihubungi VIVAnews, Kamis 28 Oktober 2010.

Surono menjelaskan, kali ini arah awan panas Merapi mengarah ke selatan. Mengenai dugaan adanya korban jiwa, Surono mengaku belum tahu. "Saya belum menerima laporan," ujarnya.

Pada 26 Oktober, Merapi dua kali mengeluarkan awan panas. Saat kejadian awan panas wedhus gembel dimuntahkan dari Merapi pada Selasa 26 Oktober 2010, sekitar pukul 17.02 WIB dan sirine peringatan mengaung di kampung Mbah Maridjan, sejumlah wartawan yang berada di rumah kuncen itu berhasil dievakuasi.

Sumber

Aktivitas Merapi !!

Mau tau tentang aktivitas merapi ?

Langsung aja kunjungi Web Badan Geologi !!

di : http://merapi.bgl.esdm.go.id/

Windows 8 Segera Gantikan Windows 7 !

Dalam sebuah posting blog di website Belanda, Microsoft mengatakan Windows versi berikutnya, yakni Windows 8, tengah dikembangkan. Dikatakannya, Windows 8 tidak akan diluncurkan hingga dua tahun ke depan.

Kabar itu muncul di sela posting blog yang sedang memperingati satu tahun Windows 7. Dalam halaman Web yang sama, dituliskan pula bahwa Windows 8 akan termasuk Windows App Store, serupa dengan yang diperkenalkan Apple untuk Mac minggu lalu.

Selain itu, login ke dalam Windows tak lagi dengan fingerprint atau mengetik password, tetapi pada pengenalan wajah (face recognition). Selain itu, Microsoft menjanjikan boot-up yang jauh lebih cepat dari Windows 7.

Desas desus yang beredar, termasuk pada slide deck yang terpampang di halaman Websiter tersebut, Windows 8 akan diluncurkan Microsoft di awal tahun 2011. Pasalnya, perusahaan yang dikendarai Steve Ballmer itu enggan disaingi Apple yang baru saja memperkenalkan Mac OX X Lion. Nampaknya Microsoft ingin mempertahankan suasana yang kompetitif.

Namun, mendengar kabar Windows 8 baru akan keluar sekitar dua tahun lagi bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya, perusahaan yang berkantor di Seattle itu pernah menghabiskan waktu lebih lama dan tertinggal jauh dari Apple saat mengembangkan Windows 7.

Ya, Windows 7 dirilis pada bulan Oktober setahun lalu, sekitar dua tahun setengah setelah Windows Vista. Sementara gap antara Windows Vista dan Windows XP lebih jauh lagi, sekitar lima tahun.

Sumber

Sejarah Letusan Merapi

Letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Selasa lalu ternyata tidak seberapa bila dibandingkan dengan letusan-letusan sebelumnya.

Letusan pada 1930 setidaknya telah membunuh 1.370 orang di 13 desa di lereng Merapi. Tapi ini bukan letusan terbesar. Letusan terbesar justru terjadi pada 1006. Saat itu seluruh Jawa tertutup abu vulkanik. Sayangnya tidak diketahui berapa korban akibat letusan itu.

Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gunung Merapi mengalami letusan pertama pada 1006. Rata-rata Merapi meletus dalam siklus pendek antara 2 – 5 tahun, dan siklus menengah setiap 5 – 7 tahun.

Siklus terpanjang pernah tercatat setelah mengalami istirahat selama lebih dari 30 tahun, yaitu pada masa awal terbentuknya gunung aktif. Memasuki abad ke-16, siklus terpanjang Merapi adalah 71 tahun, jeda letusan 1587-1658.

Pusat Vulkanologi mencatat, letusan besar Merapi terjadi pada 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan sebelumnya terjadi empat tahun lalu, tepatnya pada 8 Juni 2006 pukul 09.03.

Saat itu pemerintah mengungsikan 17 ribu warga di lereng Merapi. Namun, dua orang yang berlindung dalam bunker di Kawasan Wisata Kaliadem, Kaliurang, justru terpanggang awan panas. Bunker tak bisa melindungi korban dari wedhus gembel yang suhunya masih 500-600 derajat celcius.

Selasa petang, 26 Oktober, Merapi kembali meletus. Erupsi pertama gunung Merapi terjadi sejak pukul 17.02 WIB, diikuti awan panas selama 9 menit. Kemudian berulang hingga erupsi terakhir pukul 18.21 yang menyebabkan awan panas selama 33 menit. Awan panas ini telah meluluhlantakkan beberapa kampung di lereng Merapi. Setidaknya 30 orang meninggal atas musibah ini, termasuk juru kunci Mbah Maridjan dan redaktur senior VIVAnews.com, Yuniawan Nugroho.

Sumber

Hewan-Hewan Baru di Amazon

Laporan terbaru dari World Wildlife Fund (WWF) menunjukkan bahwa antara tahun 1999 dan 2009 sudah lebih dari 1.200 spesies baru atau yang dipercaya telah punah ditemukan kembali di hutan Amazon. Ini berarti 1 spesies tumbuhan atau binatang ditemukan setiap tiga hari, sehingga menjadikan Amazon salah satu tempat paling beragam di dunia.

“Laporan ini menunjukkan keragaman kehidupan yang luar biasa di Amazon,” ujar presiden WWF, Fransisco Ruiz, seperti dilansir dari laman resmi WWF pada 26 Oktober 2010. Dia menjelaskan penemuan baru yang disebut-sebut penemuan terbesar selama satu dekade ini terdiri dari 637 tanaman, 257 jenis ikan, 216 jenis ampibi, 55 jenis reptil, 16 jenis burung dan 39 jenis mamalia.

Di antara yang ditemukan adalah:

Pemakaman Mbah Maridjan Diiringi Isak Tangis & Takbir

Ribuan orang melepas kepergian kuncen Gunung Merapi, Mbah Maridjan (83), di pemakaman di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Selama proses tersebut, isak tangis keluarga dan pekikan takbir dari para pelayat terus mengalir.

Acara pemakaman sempat terlambat dua jam dari yang sudah dijadwalkan karena menunggu perwakilan dari pihak Keraton Yogyakarta. Baru pada pukul 12.00 WIB, prosesi bisa dimulai.

Jenazah Mbah Maridjan dibawa menggunakan peti berbalut kain putih berenda. Namun, saat hendak dimakamkan, hanya jasad simbah yang dimasukkan ke liang lahat. Adik ipar Mbah Maridjan, Udi Sutrina dan putranya, Narudi, dimakamkan bersebelahan.

"Allahuakbar, Allahuakbar," teriak para pelayat yang memadati lokasi, Kamis (28/10/2010).

Sanak saudara Mbah Maridjan tampak sangat kehilangan. Sepanjang acara pemakaman, mereka tak henti-hentinya mengeluarkan tangis. Terutama anak Mbah Maridjan, Asih, yang sempat lemas sehingga perlu dipapah oleh dua orang.

"Saya yakin Mbah khusnul khotimah," ucap salah seorang pelayat.

Di antara para pelayat, tampak beberapa tokoh seperti Ketum Golkar Aburizal Bakrie dan sejumlah pejabat teras Golkar Yogyakarta. Bupati Sleman Sri Purnomo, dan artis Donny Kesuma juga berada di lokasi.

Sempat terjadi kericuhan kecil saat liang lahat akan ditutupi tanah. Para pelayat berebut untuk memasukkan tanah ke dalam lubang makam Mbah Maridjan. Untungnya, tak ada insiden berarti dalam kejadian ini.

Selamat jalan, Mbah.


Sumber

Melongok Sisa-sisa Rumah Mbah Maridjan di Kinahrejo

Luluh lantak. Mungkin itulah gambaran kampung Mbah Maridjan di dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY. Akibat terjangan awan panas bersuhu di atas 350 derajat celcius, dusun yang dulunya asri itu kini seperti kota mati.

Pantauan reporter detikcom di lokasi, Kamis (28/10/2010), terlihat pemandangan yang membuat bergidik. Batang pohon-pohon kering tanpa daun bertumbangan dan bangunan rumah warga roboh rata dengan tanah.

Hanya sebagian kecil rumah yang temboknya tersisa. Salah satunya rumah tempat tinggal Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi.

Bagian atap rumah Mbah Maridjan sudah roboh. Hanya beberapa tembok saja yang masih utuh. Saat memasuki ruang tamu rumah Mbah Maridjan, ada sebuah televisi 14 inch dalam kondisi meleleh.

Di dekat televisi tersebut ada seperangkat kursi tamu yang terbuat dari kayu. Semua kursi-kursi itu dalam keadaan rusak. Di sebelahnya ada sebuah pigura yang tertutup debu,  setelah ditiup, terlihat ada foto Mbah Maridjan dengan petinju Chris John serta 5 orang lainnya sedang berpose dengan latar belakang Gunung Merapi.

Di dalam foto itu, Mbah Maridjan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hitam lengkap dengan pecinya. Sedangkan Chris John mengenakn kaos merah lengan puntung.

Berjalan sedikit ke sebuah ruang lainnya di rumah icon Kuku Bima Energy itu, tampak ada lemari yang ambrok ke lantai. Kemudian dari ruang ini juga tampak dapur rumah sudah berserakan dengan piring-piring, baskom dan panci. Semua peralatan dapur itu semua tertimbun pasir.

Di belakang rumah Mbah Maridjan bahkan ada bangkai anak sapi dan ayam yang melepuh. Tak jauh dari sana, ada sebuah rumah besar yang tampak kokoh. 

Di depannya ada sebuah mobil Suzuki APV yang sudah dalam keadaan rusak parah dengan ban mobil yang melepuh. Diduga mobil ini adalah mobil yang hendak digunakan untuk menyelematkan Mbah Maridjan dari semburan awan panas.

Rumah-rumah tetangga Mbah Maridjan pun tak jauh beda kondisinya dari rumah Mbah Maridjan sendiri. Hancur, roboh, rusak, berantakan, dan tertutup pasir. Bangkai-bangkai ternak sapi, ayam, anjing ditemukan di belakang rumah tetangga Mbah Maridjan. Kondisinya pun serupa dengan ternak Mbah Maridjan yang sudah melepuh.

Sebuah masjid yang tak jauh dari rumah Mbah Maridjan masih berdiri kokoh. Namun atap dan jendela-jendelanya sudah hancur. Hingga kini Dusun Kinahrejo masih terus dibersihkan dari sisa-sisa semburan awan panas.


Sumber

1.000 Motor Kawal Ambulan Mbah Maridjan

Sebelum dibaringkan selamanya di pemakaman keluarga di Srumen, Glagaharjo, Cangkringan, jenazah Mbah Maridjan disalatkan di Masjid Kampus Universitas Islam Indonesia (UII).

Dalam perjalanan dari RS Sardjito ke kampus UII di kaki Merapi, ambulan yang mengangkut Mbah Maridjan dikawal sekitar 1.000 motor.

Masyarakat Jogja terlihat berdiri di sepanjang jalan, untuk melepas juru kunci Gunung Merapi yang populer itu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, peti mati Mbah Maridjan tiba di Kampus Terpadu UII. Tak hanya disambut para civitas akademika, sang kuncen juga disambut para pangeran Keraton Yogyakarta.

Ada adik-adik Sultan Hamengkubuwono X -- GBPH Yudhaningrat,  GBPH Cakraningrat, dan GBPH Adi Suryo.

"Nanti di pemakaman, kalau tidak Sultan, Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang hadir," kata Yudhaningrat, Kamis 28 Oktober 2010.

Bagi keraton Jogja, Maridjan adalah abdi dalem yang setia. "Ia pribadi mulia dan bertanggung jawab. Ia rela mengabdi sebagai juru kunci hingga akhir hayat," tambah dia.

Mbah Maridjan wafat pada Selasa 26 Oktober 2010 petang -- saat awan panas Merapi 'wedhus  gembel' menerjang Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan,  Yogyakarta.

'Amuk' Merapi menghancurkan segala sesuatu di Kinahrejo.

Pada Rabu pagi 27 Oktober 2010 pagi, pria yang mengabdi di Merapi sejak 1982 itu ditemukan  tewas di rumahnya. Dalam posisi bersujud.
Sumber

Mbah Maridjan Tak Lagi Teriak "Roso..roso!"

Nama Mbah Maridjan tenar saat peristiwa erupsi Merapi tahun 2006. Saat itu ia menolak dievakuasi dengan alasan tak mau meninggalkan tugasnya menjaga Merapi.

Simbah bahkan didaulat menjadi bintang iklan sebuah produk minuman kesehatan. Teriakannya "Roso..roso!" jadi jargon yang populer. Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, iklan yang dibintangi Mbah Maridjan sukses besar.

"Dengan brand ambassador Mbah Maridjan, lonjakan penjualan sangat  luar biasa," kata Irwan ditemui usai pemakaman Mbah Maridjan di Cangkringan, Kamis 28 Oktober 2010.

Namun, penayangan iklan itu akan dihentikan, menyusul kabar duka wafatnya juru kunci Merapi tersebut.

Irwan mengatakan, pihaknya akan mengganti dengan yang baru, untuk menghormati sang kuncen.

"Sido Muncul akan terus menayangkan iklan Mbah Maridjan dengan jargon iklan baru 'Hidup adalah Kehormatan'."

Iklan berdurasi satu menit akan menayangkan adegan Mbah Maridjan berada di lereng gunung. Ia sedang memandang Merapi yang menjulang agung.

"Syuting iklan tersebut dilakukan pada 2006 lalu di Kali Adem dan Kinahrejo," jelas Irwan.

Iklan anyar itu akan memuat kalimat: "Mbah Maridjan, Sang Pemberani dari Lereng Merapi".

Isinya: "Telah menghadap Sang Khalik dengan tanggung jawab,  pengabdian, dan kesetiaannya yang luar biasa.  Ia telah menepati  janji menjaga Merapi yang telah dipercayakan kepadanya sampai akhir hayat.

Keberanian, kesetiaan dan kesederhanaannya menjadi inspirasi bagi  kita semua. Baginya, hidup adalah kehormatan."
Mbah Maridjan wafat pada Selasa 26 Oktober 2010 petang -- saat awan panas Merapi 'wedhus  gembel' menerjang Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan,  Yogyakarta.

Pada Rabu pagi 27 Oktober 2010 pagi, pria yang mengabdi di Merapi sejak 1982 itu ditemukan  tewas di rumahnya. Dalam posisi bersujud. Hingga akhir hayat, ia terus bersama Merapi.

Sumber

Mbah Maridjan Dimakamkan di Kaki Merapi

Tugas Mbah Maridjan sebagai juru kunci Gunung Merapi sudah paripurna.

Selasa 26 Oktober 2010 petang, awan panas Merapi 'wedhus gembel' menerjang Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Yogyakarta. Juga ke rumah Mbah Maridjan.

Rabu pagi 27 Oktober 2010 pagi, kuncen Merapi itu ditemukan tewas di rumahnya. Dalam posisi bersujud.

Belasan orang juga ditemukan meninggal di sekitar rumah Mbah Maridjan, termasuk sahabat kami, editor VIVAnews,com, Yuniawan Wahyu Nugroho.

"Mbah Maridjan dimakamkan hari ini pukul 10.00 WIB, dari RS Sardjito berangkat pukul 09.00 WIB," kata kerabat Mbah Maridjan, Agus Winaryo, Kamis 27 Oktober 2010.

Saat ini pihak keluarga sudah berdatangan ke Sardjito. Ada istri Mbah Maridjan dan sejumlah anaknya: Asih, Panut, Widodo, dan Lastri.

Diungkapkan Agus, salat jenazah akan dilakukan di masjid RS Sardjito. "Masyarakat yang ingin menyalatkan dipersilakan sebelum jam 09.00 WIB," kata dia.

Mbah Maridjan, kata dia, dimakamkan di Srumen, Glagaharjo, Cangkringan.

Sementara jenazah korban lainnya akan dimakamkan secara massal di Sidorejo, Umbulharjo, Cangkringan.

"Simbah dimakamkan di makam keluarga, karena mbahnya ada di sana. Dari makam Sidorejo hanya dibatasi Sungai Gendol," tambah dia.

Makam Mbah Maridjan dekat dengan kampungnya Kinahrejo -- kampung asri yang berubah jadi padang tandus pasca diterjang awan dan abu Merapi.

"Kira-kira hanya 5 kilometer dari kampungnya," tambah Agus. Makam pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ada di kaki Merapi -- gunung yang ia jaga dan pelihara sampai ajal menjemput.

Sumber

Besok, Mbah Maridjan Dimakamkan

Keluarga Mbah Maridjan sepakat memakamkan juru kunci Gunung Merapi tersebut di kawasan Srunen, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Kamis (28/10/2010) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mbah Maridjan akan dimakamkan di Dusun Srunen, besok sekitar pukul 10.00.
-- Agus
Keputusan diambil setelah keluarga menggelar musyawarah di rumah Agus, orang dekat Mbah Maridjan, di kawasan Jalan Kaliurang Km 5, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010) malam. Istri Mbah Maridjan menyetujui hasil musyawarah anak-anaknya.
"Mbah Maridjan akan dimakamkan di Dusun Srunen, besok sekitar pukul 10.00," kata Agus.
Sebelumnya sempat beredar kabar, pemakaman akan dilakukan di Sidorejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Tidak diperoleh informasi detail mengenai alasan pemilihan lokasi pemakaman. Namun yang jelas, di dusun itu tinggal Mbah Tiar, adik ipar Mbah Maridjan.
Informasi lain menyebutkan, istri dan dua anak Mbah Maridjan akan tinggal di rumah Agus karena rumah mereka di Kinahrejo sudah hancur tersapu awan panas.
"Terakhir kali saya bertemu Mbah Maridjan dua minggu lalu. Saya bawakan kaset akapela lagu-lagu Jawa. Beliau sangat senang," ujar Agus, yang mengaku sudah kenal dekat dengan Mbah Maridjan sejak 30 tahun lalu.
Satu kenangan yang tidak terlupakan Agus yaitu ketika Pilpres 2009 lalu, Mbah Maridjan tiba-tiba ingin ketemu wartawan. Saat itu ia mengatakan, "Mbok kalau mau cari jenang (dodol) lebih dulu cari jeneng (nama)."
Agus menafsirkan, Mbah Maridjan ingin menyindir para politisi yang ingin berkuasa, tetapi belum punya nama. Jenang merupakan simbol kekuasaan, sedangkan jeneng simbol dari popularitas.

Sumber

Pengungsi Merapi Kekurangan MCK dan Air Bersih

Satuan Pelaksana Penanggulangan Pencana (Satlak PB) Kabupaten Sleman masih belum mendapatkan bantuan dari luar negeri. Semua bantuan masih dari lokal alias dalam negeri. Berbagai kebutuhan pokok seperti air bersih juga masih kurang.

"Total bantuan saat ini masih dihitung, sejauh ini bantuan baru berasal dari lokal dan belum ada yang dari asing," kata anggota Satlak PB Kabupaten Sleman, Makwan, kepada detikcom, Kamis (28/10/2010) dini hari.

Makwan menjelaskan, paling banyak bantuan yang diberikan berupa logistik, obat, serta tenda. Bantuan tersebut kemudian disalurkan sesuai kebutuhan masing-masing barak pengungsian.

Hingga saat ini, menurutnya, kebutuhan yang masih kurang bagi para pengungsi adalah kebutuhan MCK dan air bersih. Minimnya jumlah MCK tak sebanding dengan jumlah para pengungsi yang mencapai ribuan.

"Sampai saat ini ada dua kebutuhan yang masih sangat mendesak yaitu MCK yang jumlahnya tidak sebanding antara jumlah MCK dengan pengungsi dan air bersih," ungkap Makwan.

"Suplai air dari Bebeng, jaringannya putus. Jadi tiap hari harus masih dilakukan droping air," tutup Makwan.

Jumlah pengungsi yang memadati barak-barak pengungsian Gunung Merapi sudah mencapai 19 ribu orang. Padahal barak pengungsian di Kabupaten Sleman hanya bisa menampung 13 ribu orang. Akibatnya pengungsi terpaksa berdesakan di lokasi tersebut.

Karakteristik letusan Merapi yang terjadi kemarin adalah eksplosif (ledakan) dan bukan elusif (aliran), ditandai dengan dentuman dan dimuntahkannya hawa panas dengan suhu sekitar 500 derajat Celsius.

Sejak Senin (26/10/2010) pukul 06.00 WIB, status Merapi telah naik ke tingkat Awas. Semua warga dievakuasi, namun masih ada saja yang enggan mengungsi seperti Mbah Maridjan dan sejumlah tetangganya. Sebanyak 30 orang tewas dalam musibah alam ini, termasuk Mbah Maridjan dan tetangganya.

Sumber

Bandung Diguncang Gempa 4,5 SR

Sebuah gempa kecil dirasakan di Kota Bandung, Jawa Barat, pada pukul 21.48, Rabu 27 Oktober 2010. Namun tak semua warga Bandung merasakan gempa yang berpusat 54 kilometer di tenggara Bandung ini.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa berkekuatan 4,5 skala Richter di kedalaman 33 kilometer. Di Pengalengan, Kabupaten Bandung, gempa dirasakan pada skala II-III MMI.

Namun saking kecilnya, seorang berakun Twitter, @ChssPutri, yang berada di Bandung mengaku tak merasakan gempa. Sementara @vickylaurentina merasakan gempa, namun ayahnya yang berada di sebelahnya justru tak merasakan. "Gw sampe takut, parno," katanya.

<!--628f8d2fe44946aba71f09376d34f160-->

Sumber

Inilah Riwayat Hidup Mbah Maridjan

Mbah Maridjan lahir tahun 1927 di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia mempunyai seorang istri bernama Ponirah (73), 10 orang anak (lima di antaranya telah meninggal), 11 cucu, dan 6 orang cicit.Anak-anak Mbah Maridjan yang masih hidup bernama Panut Utomo (50), Sutrisno (45), Lestari (40), Sulastri (36), dan Widodo (30). Mereka ada yang memilih tinggal di Yogyakarta dan ada pula yang di Jakarta.
Di antara anak-anak Mbah Maridjan, juga ada yang siap mewarisi tugas sebagai juru kunci Gunung Merapi dan kini telah menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta.
Pada tahun 1970 Mbah Maridjan diangkat menjadi abdi dalem Keraton Kesultanan Yogyakarta dan oleh Sultan Hamengku Buwono IX diberi nama baru, yaitu Mas Penewu Suraksohargo1. Pada saat itu, sebagai abdi dalem, Mbah Maridjan diberi jabatan sebagai wakil juru kunci dengan pangkat Mantri Juru Kunci, mendampingi ayahnya yang menjabat sebagai juru kunci Gunung Merapi.
Pada saat menjadi wakil juru kunci, Mbah Maridjan sudah sering mewakili ayahnya untuk memimpin upacara ritual labuhan di puncak Gunung Merapi. Setelah ayahnya wafat, pada tanggal 3 Maret 1982, Mbah Maridjan diangkat menjadi juru kunci Gunung Merapi.
Sebagai seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta dengan jabatan juru kunci, Mbah Maridjan juga menunjukkan nilai-nilai kesetiaan tinggi. Meskipun Gunung Merapi memuntahkan lava pijar dan awan panas yang membahayakan manusia, dia bersikukuh tidak mau mengungsi.
Sikapnya yang terkesan mbalelo itu semata-mata sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap tugas yang diamanatkan oleh Ngarsa Dalem.

Sumber

Korban Tewas Tsunami Mentawai Dekati 300

Korban tewas akibat tsunami di Mentawai terus bertambah. Pukul 21.00 ini, korban tewas sudah mencapai 282 orang dan diperkirakan akan terus bertambah.

"Yang masih hilang 411," kata Ade Edward, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, di Padang, Rabu 27 Oktober 2010.

Data korban tewas ini, kata Ade, kemungkinan masih ada perbaikan karena laporan masuk berdasarkan rekapitulasi per kecamatan. Namun, Ade menyatakan, korban tewas bisa melebihi 300 orang karena ada sejumlah kawasan belum terjangkau tim bantuan.

"Masih ada sejumlah daerah belum terjangkau seperti Pagai Selatan yang mengarah ke selatan," kata Ade. Daerah di selatan ini diprediksi paling parah karena paling dekat dengan episentrum gempa 7,2 skala Richter pemicu tsunami pada Senin malam lalu.

Namun sebagian besar wilayah sudah dijangkau tim relawan, kepolisian, dan tentara. Mereka memprioritaskan penyelamatan korban luka dan evakuasi mayat.

Sebelumnya, Joskamatir, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Pagai Selatan, menyatakan saat ini yang paling dibutuhkan di Mentawai adalah obat dan tenaga medis. Banyak korban luka yang bertahan dengan pengobatan seadanya, kata Jos.

Sumber

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More